WELCOME TO MY BLOG SALAM UNTUK SEMUA ANAK INDONESIA


Sabtu, 31 Juli 2010

psht

Sejarah Berdirinya PSHT (Organisasi Persaudaraan)

Sejarah Berdirinya PSHT (Organisasi Persaudaraan)
Oleh AGUS SAPUTRO
Didukung Oleh : MUHAMMAD aDaM HUSSEIN [Http://dewapuitis.co.cc]

PSHT singkatan dari "Persaudaraan Setia Hati Terate."
Pendiri PSHT adalah Ki Hajar Hardjo Oetomo.
Pada tahun 192.
Bertemapt di Wilang Bango, Madiun.

Tujuan Mengikuti PSHT, diantaranya :
1. Untuk mencari Persaudaraan melalui Organisasi PSHT.

Panca Dasar PSHT, diantaranya :
1. Persaudaraan
2. Pencak Silat
3. Olahraga
4. Kesenian
5. kerohanian/KeSHan.

Tri Bakti PSHT adalah :
1. Berbakti kepada Tuhan yang Maha Esa.
2. Berbakti Kepada Orang Tua
3. Berbakti kepada Mas/Mbak Pelatih.

ERA REFORMASI

Era reformasi

[sunting] Pemerintahan Habibie

Presiden Habibie segera membentuk sebuah kabinet. Salah satu tugas pentingnya adalah kembali mendapatkan dukungan dari Dana Moneter Internasional dan komunitas negara-negara donor untuk program pemulihan ekonomi. Dia juga membebaskan para tahanan politik dan mengurangi kontrol pada kebebasan berpendapat dan kegiatan organisasi.

[sunting] Pemerintahan Wahid

Pemilu untuk MPR, DPR, dan DPRD diadakan pada 7 Juni 1999. PDI Perjuangan pimpinan putri Soekarno, Megawati Sukarnoputri keluar menjadi pemenang pada pemilu parlemen dengan mendapatkan 34% dari seluruh suara; Golkar (partai Soeharto - sebelumnya selalu menjadi pemenang pemilu-pemilu sebelumnya) memperoleh 22%; Partai Persatuan Pembangunan pimpinan Hamzah Haz 12%; Partai Kebangkitan Bangsa pimpinan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) 10%. Pada Oktober 1999, MPR melantik Abdurrahman Wahid sebagai presiden dan Megawati sebagai wakil presiden untuk masa bakti 5 tahun. Wahid membentuk kabinet pertamanya, Kabinet Persatuan Nasional pada awal November 1999 dan melakukan reshuffle kabinetnya pada Agustus 2000.
Pemerintahan Presiden Wahid meneruskan proses demokratisasi dan perkembangan ekonomi di bawah situasi yang menantang. Di samping ketidakpastian ekonomi yang terus berlanjut, pemerintahannya juga menghadapi konflik antar etnis dan antar agama, terutama di Aceh, Maluku, dan Papua. Di Timor Barat, masalah yang ditimbulkan rakyat Timor Timur yang tidak mempunyai tempat tinggal dan kekacauan yang dilakukan para militan Timor Timur pro-Indonesia mengakibatkan masalah-masalah kemanusiaan dan sosial yang besar. MPR yang semakin memberikan tekanan menantang kebijakan-kebijakan Presiden Wahid, menyebabkan perdebatan politik yang meluap-luap.

[sunting] Pemerintahan Megawati

Pada Sidang Umum MPR pertama pada Agustus 2000, Presiden Wahid memberikan laporan pertanggung jawabannya. Pada 29 Januari 2001, ribuan demonstran menyerbu MPR dan meminta Presiden agar mengundurkan diri dengan alasan keterlibatannya dalam skandal korupsi. Di bawah tekanan dari MPR untuk memperbaiki manajemen dan koordinasi di dalam pemerintahannya, dia mengedarkan keputusan presiden yang memberikan kekuasaan negara sehari-hari kepada wakil presiden Megawati. Megawati mengambil alih jabatan presiden tak lama kemudian.Kabinet pada masa pemerintahan Megawati disebut dengan kabinet gotong royong.

[sunting] Pemerintahan Yudhoyono

Pada 2004, pemilu satu hari terbesar di dunia diadakan dan Susilo Bambang Yudhoyono tampil sebagai presiden baru Indonesia. Pemerintah baru ini pada awal masa kerjanya telah menerima berbagai cobaan dan tantangan besar, seperti gempa bumi besar di Aceh dan Nias pada Desember 2004 yang meluluh lantakkan sebagian dari Aceh serta gempa bumi lain pada awal 2005 yang mengguncang Sumatra.
Pada 17 Juli 2005, sebuah kesepakatan bersejarah berhasil dicapai antara pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka yang bertujuan mengakhiri konflik berkepanjangan selama 30 tahun di wilayah Aceh.

[sunting] Catatan kaki

G 30 S

Gerakan 30 September

Hingga 1965, PKI telah menguasai banyak dari organisasi massa yang dibentuk Soekarno untuk memperkuat dukungan untuk rezimnya dan, dengan persetujuan dari Soekarno, memulai kampanye untuk membentuk "Angkatan Kelima" dengan mempersenjatai pendukungnya. Para petinggi militer menentang hal ini.
Pada 30 September 1965, enam jendral senior dan beberapa orang lainnya dibunuh dalam upaya kudeta yang disalahkan kepada para pengawal istana yang loyal kepada PKI. Panglima Komando Strategi Angkatan Darat saat itu, Mayjen Soeharto, menumpas kudeta tersebut dan berbalik melawan PKI. Soeharto lalu menggunakan situasi ini untuk mengambil alih kekuasaan. Lebih dari puluhan ribu orang-orang yang dituduh komunis kemudian dibunuh. Jumlah korban jiwa pada 1966 mencapai setidaknya 500.000; yang paling parah terjadi di Jawa dan Bali.

perang kemerdekaan

Perang kemerdekaan

Teks Proklamasi
Dari 1945 hingga 1949, persatuan kelautan Australia yang bersimpati dengan usaha kemerdekaan, melarang segala pelayaran Belanda sepanjang konflik ini agar Belanda tidak mempunyai dukungan logistik maupun suplai yang diperlukan untuk membentuk kembali kekuasaan kolonial.
Usaha Belanda untuk kembali berkuasa dihadapi perlawanan yang kuat. Setelah kembali ke Jawa, pasukan Belanda segera merebut kembali ibukota kolonial Batavia, akibatnya para nasionalis menjadikan Yogyakarta sebagai ibukota mereka. Pada 27 Desember 1949 (lihat artikel tentang 27 Desember 1949), setelah 4 tahun peperangan dan negosiasi, Ratu Juliana dari Belanda memindahkan kedaulatan kepada pemerintah Federal Indonesia. Pada 1950, Indonesia menjadi anggota ke-60 PBB.

sulap elemen

Water From Magazine

Trik ini bersumber dari: pengembangan trik "Vanishing Water" di blog wikumagic dan sedikit pengembangan lagi agar trik ini sempurna. klik ini untuk trik vanishing water
http://wikumagic.blogspot.com/2009/12/vanishing-water.html

Diskripsi: Pesulap membawa sebuah gelas. Kemudian, gelas tersebut diisi dengan sedikit air. Pesulap kemudian membalik dan menumpahkan isi gelasnya. Ajaibnya, airnya hilang ntah kemana. Setelah itu, pesulap mengambil sebuah majalah, dan majalah tersebut diperiksa, setelah diperiksa dan majalah tersebut benar-benar kosong, pesulap menggulung majalah tersebut dan lubang ujungnya diarahkan ke gelas, dan anehnya muncul air dari gulungan majalah tersebut..... benar-benar killer

Yang harus disiapkan:
1. Gelas putih (jangan bening)
2. Pembalut wanita paling ampuh (sayang saya tidak tahu merknya)
3. Plastik klip (yang biasa dipakai untuk membungkus obat-obatan, bisa dibeli di apotik, puskesmas, dll.). lihat gambar:


Gambar diambil dari
http://bagasdharmasetyanto.blogdetik.com
4. Sebuah majalah
5. Air

Trik dan Permainan:

1. Tempelkan pembalut wanita pada gelas yang telah anda siapkan. Cara menempelkannya, tempelkan pembalut tersebut ke dasar gelas.
2. Siapkan plastik klip dan tempelkan pada bagian kiri halaman tengah majalah. lihat gambar:


Gambar diambil dari
http://bagasdharmasetyanto.blogdetik.com

3. Rekatkan dengan isolasi bagian sisi - sisinya kecuali yang atas (bagian mulutnya).
4. Buka sedikit bagian mulut plastik dan kemudian rekatkan lagi dengan isolasi. lihat gambar:


5. Buka mulut plastik klip, dan isi plastik klip dengan sedikit air putih (secukupnya), setelah itu rekatkan kembali mulut plastik klip.

6. Bawa semua peralatan yang anda telah persiapkan sebelumnya, yaitu majalah dan gelas. Setelah itu, carilah orang yang membawa minuman air putih dijalanan

7. Temui penonton dan tunjukkan bahwa gelas kosong (terlihat kosong karena pembalut tersamar warna gelas).

8. pinjamlah minuman milik orang tersebut, dan tuangkan air secukupnya(sesuai kapasitas pembalut) ke dalam gelas yang telah anda persiapkan sebelumnya.

9. Balikkan gelasnya dan penonton mengira airnya hilang, karena airnya telah menempel pada dasar gelas yang anda bawa. Penonton mulai bingung dan heran, dan pasti akan penasaran pada aksi anda selanjutnya.

10. Ambil majalah yang telah anda persiapkan sebelumnya, dan perlihatkan bahwa majalahnya kosong (buka satu per satu halaman majalah, kemudian saat sampai halaman tengah langsung lewati saja dan jangan sampai anda membuakanya, kemudian lanjutkan sampai halaman akhir).

11. Buatlah majalah anda menyerupai corong, dan bersamaan saat anda membuat majalah anda menyerupai seperti corong, anda buka perekat pada mulut palstik klip. lihat gambar:


12. sebelum anda menuangkan air pada gelas, anda bercerita sedikit pada penonton, "Air adalah kebutuhan hidup kita yang utama, bila di dunia ini tidak ada air, semua makhluk hidup pasti akan punah. Jadi, kita jangan membuang-buang air bila kita tidak membutuhkannya, seperti yang saya lakukan tadi, saya menghilangkan air tanpa sebab dan saya hanya membuang-buang air...... ini adalah contoh yang salah, untuk itu, saya akan mengembalikan air anda pada gelas yang saya pegang ini"

13. Setelah itu, arahkan ujung majalah ke mulut gelas, dan air akan mengalir ke gelas secara perlahan-lahan


Makna Permainan:
Janganlah sering kita membuang-buang, mengotori, atau meracuni air di dunia, karena air adalah sumber kebutuhan kita yang utama dan air adalah yang membuat kita hidup tentram

*Note:
1. Perhatikan plastik klip, bila air yang diisikan ke plastik klip tumpah, itu berarti anda belum menutup erat perekat pada mulut plastik klip atau juga bisa plastik klip anda bocor
2. Perhatikan juga sudut pandang korban

sulap kecepatan tangan

Deskripsi : Anda mampu memunculkan kartu satu per satu dari udara. Tutorial yang saya buat kali ini adalah Card Production tingkat paling mudah.

Prosedur :

1. Ambil 4-5 kartu. Saat pertama kali berlatih, akan lebih baik bila anda menggunakan satu kartu.
Jepit bagian samping kartu di antara jari telunjuk dan jari kelingking anda.



2. Luruskan jari telunjuk dan kelingking anda sehingga kartu tersembunyi di balik telapak tangan. Pada tahap inilah anda bisa menunjukkan pada penonton bahwa tangan anda kosong, dan flourish card production pun siap dimulai.



3. Tekuklah keempat jari anda untuk membawa kartu ke depan.



4. Gunakan ibu jari untuk menarik bagian atas kartu terdepan ke bawah. Setelah itu, luruskan lagi posisi jari tengah dan jari manis untuk menyembunyikan kartu di belakangnya.

 Tampak depan


Tampak dari bawah


5. Pegang kartu dengan ibu jari, lalu jatuhkan. Untuk memunculkan kartu kedua, ketiga, dan seterusnya, ulangi prosedur 1 sampai 5.



Tips :

- Jika anda menggunakan kartu yang masih kaku, lenturkan kartu tersebut dengan agak menekuk ke arah atas dan bawah, namun jangan sampai terjadi lipatan. Hal ini bertujuan agar kartu menjadi lebih fleksibel dan mudah ditarik dengan jari-jari anda.

- Agar kartu lain di belakang kartu yang diproduksi tidak terlihat, tariklah kartu dengan ibu jari saat kartu setengah jalan menuju ke depan. Hal itu akan menutupi gerakan anda saat meluruskan kembali jari tengah dan jari manis.

Detik-detik Pembacaan Naskah Proklamasi

Naskah asli proklamasi yang ditempatkan di Monumen Nasional
Perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02.00 - 04.00 dini hari. Teks proklamasi ditulis di ruang makan di laksamana Tadashi Maeda jln Imam Bonjol No 1. Para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Ahmad Soebarjo. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno sendiri. Di ruang depan, hadir B.M Diah Sayuti Melik, Sukarni dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks Proklamasi Indonesia itu diketik oleh Sayuti melik. Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani dan Trimurti. Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih, yang telah dijahit oleh bu Fatmawati, dikibarkan, disusul dengan sambutan oleh Soewirjo, wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi, pimpinan Barisan Pelopor.
Pada awalnya Trimurti diminta untuk menaikkan bendera namun ia menolak dengan alasan pengerekan bendera sebaiknya dilakukan oleh seorang prajurit. Oleh sebab itu ditunjuklah Latief Hendraningrat, seorang prajurit PETA, dibantu oleh Soehoed untuk tugas tersebut. Seorang pemudi muncul dari belakang membawa nampan berisi bendera Merah Putih (Sang Saka Merah Putih), yang dijahit oleh Fatmawati beberapa hari sebelumnya. Setelah bendera berkibar, hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya.[4]. Sampai saat ini, bendera pusaka tersebut masih disimpan di Museum Tugu Monumen Nasional.
Setelah upacara selesai berlangsung, kurang lebih 100 orang anggota Barisan Pelopor yang dipimpin S.Brata datang terburu-buru karena mereka tidak mengetahui perubahan tempat mendadak dari Ikada ke Pegangsaan. Mereka menuntut Soekarno mengulang pembacaan Proklamasi, namun ditolak. Akhirnya Hatta memberikan amanat singkat kepada mereka.[5]

Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengambil keputusan, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang selanjutnya dikenal sebagai UUD 45. Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akan dibentuk kemudian.
Setelah itu Soekarno dan M.Hatta terpilih atas usul dari Oto Iskandardinata dan persetujuan dari PPKI sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia yang pertama. Presiden dan wakil presiden akan dibantu oleh sebuah Komite Nasional.

[sunting] Isi Teks Proklamasi

Isi teks proklamasi kemerdekaan yang singkat ini adalah:

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta

Di sini ditulis tahun 05 karena ini sesuai dengan tahun Jepang yang kala itu adalah tahun 2605.

[sunting] Naskah Otentik

Teks diatas merupakan hasil ketikan dari Sayuti Melik (atau Sajoeti Melik), salah seorang tokoh pemuda yang ikut andil dalam persiapan proklamasi.
Proklamasi
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal² jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, 17-8-45
Wakil2 bangsa Indonesia.

[sunting] Peringatan 17 Agustus 1945

Setiap tahun pada tanggal 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan Hari Proklamasi Kemerdekaan ini dengan meriah. Mulai dari lomba panjat pinang, lomba makan kerupuk, sampai upacara militer di Istana Merdeka, seluruh bagian dari masyarakat ikut berpartisipasi dengan cara masing-masing.

[sunting] Lomba-lomba tradisional

Perlombaan yang seringkali menghiasi dan meramaikan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI diadakan di kampung-kampung/ pedesaan diikuti oleh warga setempat dan dikoordinir oleh pengurus kampung/ pemuda desa

[sunting] Peringatan Detik-detik Proklamasi

Peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka dipimpin oleh Presiden RI selaku Inspektur Upacara. Peringatan ini biasanya disiarkan secara langsung oleh seluruh stasiun televisi. Acara-acara pada pagi hari termasuk: penembakan meriam dan sirene, pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih (Bendera Pusaka), pembacaan naskah Proklamasi, dll. Pada sore hari terdapat acara penurunan bendera Sang Saka Merah Putih.